Langsung ke konten utama

Ichiriki Ramen dan Nuansa Negeri Sakura

Berbicara Bandung ga bisa dipisahkan sama yang namanya kuliner. Nah beberapa hari kemarin saya dapat ajakan dari barudak #BloggerBdg makan ramen gratis di salah satu resto jepang yang oriental menerutku, namanya ICHIRIKI RAMEN yang ada di jl. Riau dekat taman pramuka sbelah kiri jalan kalau dari arah Ahmad Yani.


Siapa yang ga mau coba makan gratis ? tapi niat intinya sih biar bisa gabung sama komunitas blogger dan banyak belajar dari mereka (bang aswi dkk) #bukan alibi asli..
Ok balik lagi ke Ichiriki ramen, kalau dilihat tampilan tempatnya dari luar, nampak khas dengan sentuhan nuansa jepang yang eksotis dengan lampion-lampion, hiasan bunga sakura, backsound anime dan rimbunnya pepohon jl. Riau.



ketika mulai masuk ke restonya lalu akan di suguhkan dengan jejeran gerobak, maksudnya apa sih ? Inilah yang di sebut konsep open kitchen, singkatnya pembeli bisa langsung ngeliatin pesenannya di masak  sama cheft nya langsung #bilang wow..



Sebelumnya pasti udah familiar kan dengan ramen, itu loh makanan kesukaan naruto. Nah ramen yang disajikan di Ichiriki Ramen banyak pilihan yang bisa bikin kabita alias bikin ngiler. Salah satunya ramen yang saya pesan namanya GYU NIKU RAMEN, dengan paduan mi, potongan daging sapi, telur, taburan jagung, jamur dan kuah gurih yang menggugah selera mmm... yummi dijamin akan memanjakan lidah dan mengenyakan perut anda.



Cuma hanya 20 ribu rupiah aja kamu sudah bisa dapet menu macam itu. Nah untuk minumnya ada hot and cold ocha dengan bau yang khas, mempertajam dan mempertegas kalo kamu berasa lagi ada di negeri sakura #wess
Oya Ichiriki Ramen buka setiap harinya dari pukul 11 siang - 10 malam, khusus weekend sampai jam 11 malam. Okey tunggu apalagi langsung hunting ke lokasi aja deh yah biar langsung terbukti keasliannya.

Itadakimasu... ;)



Komentar

  1. Akhirnya bisa icip-icip emih favoritnya Naruto. Gratis lagi.
    Enak tempatnya kayak lagi di Jepang. :D

    BalasHapus
  2. Iya rip.. gratis pula, biasanya ai yg gratis mah suka cepet hhe..
    Beda si arip mah pake web ai yg udah expert mah

    BalasHapus
  3. iya bener harganya 20ribu. hehehe salah sayaaaa :D arigatoooo hehehehe. ini juga bagus kok tulisannya udah dilengkapi peta ;)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Awal Juni Ku Menanti

Alhamdulillah hari ini masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk menjalani aktifitas. Alarm di hp sudah berkicau-kicau membangunkan. Dengan mata yang masih terasa berat untuk melek ku raih hp dan ku lihat "oh jam 3 pagi. "ah boleh lah baringan barang 5 menit lagi" gumam ku. Klik, ibu jariku mematikan rengekan alarm. Di alam mimpi yang damai aku masih bekelana,, syalala.. seketika aku di kagetkan oleh kokokan ayam yang terasa sangat nyaring di telinga sampai mata ini ternganga. Beruntunglah masih jam 4 pagi, padahal rasanya sih baru merem 5 menit, sungguh... hehe. Ah, dari pada aku terhasut lagi oleh selimut bantal, dan kasur lebih baik pergi berwudu. Yah, bangun lebih awal membuat hari-hariku lebih semangat dan bergairah, "yeahh ganbatte kudasai" aku berteriak-teriak kecil sambil kedua tangan dikepalkan, macam orang gila (huft,pengaruh baca novel) Rencananya pagi ini aku ingin pergi ke kantor naik bis, sekdar ingin mencari sesuatu yang berbeda. ...

Pagi Tadi

Tanpa sadar ibu sudah ada di kamarku, terlihat pipinya merona, membulat. Bibirnya menyungging senyum sampai terlihat giginya berbaris rapi, memberikan senyuman terindah khas ibuku. Ada sesuatu yang bisa ku baca namun kubantah diriku untuk berkata, bahasa verbal membuatnya lebih bernyawa. Kubalas dengan menatapnya penuh makna memberikan senyuman terindah yang ku punya. Dia lalu memeluk tubuhku seperti bayi pertamanya yang selesai di bedong, dinina bobokan dengan lagu cinta. Aku sedikit kaku dan kikuk dibuatnya tapi kuikuti saja alurnya, mataku memejam merasakan hangat setiap aliran pembuluh darah yang mengalir, tubuhku seakan menyusut kembali ke 22 tahun silam seperti balita yang manja oleh rengekan. Ku sandarkan kepalaku di bahunya lebih lama. Dia membelaiku dengan cinta, tangannya terasa lembut meski hapir setengah abad umurnya dimakan usia. Kudengar dia mengucapkan banyak doa, mengalir deras dari mulutnya.. "Moga jadi anak soleh, moga digampangkan rejekinya, dimuda...