Jumat, 28 November 2014

Pagi Tadi

Tanpa sadar ibu sudah ada di kamarku, terlihat pipinya merona, membulat. Bibirnya menyungging senyum sampai terlihat giginya berbaris rapi, memberikan senyuman terindah khas ibuku. Ada sesuatu yang bisa ku baca namun kubantah diriku untuk berkata, bahasa verbal membuatnya lebih bernyawa. Kubalas dengan menatapnya penuh makna memberikan senyuman terindah yang ku punya.
Dia lalu memeluk tubuhku seperti bayi pertamanya yang selesai di bedong, dinina bobokan dengan lagu cinta. Aku sedikit kaku dan kikuk dibuatnya tapi kuikuti saja alurnya, mataku memejam merasakan hangat setiap aliran pembuluh darah yang mengalir, tubuhku seakan menyusut kembali ke 22 tahun silam seperti balita yang manja oleh rengekan. Ku sandarkan kepalaku di bahunya lebih lama.

Dia membelaiku dengan cinta, tangannya terasa lembut meski hapir setengah abad umurnya dimakan usia. Kudengar dia mengucapkan banyak doa, mengalir deras dari mulutnya..

"Moga jadi anak soleh, moga digampangkan rejekinya, dimudahkan jodohnya, dilancarkan urusannya, jangan gampang cemberut apalagi marah, disehatkan lahir batin, sukses dunia akhirat".

"Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin".
"Amin".
"Amin".
"Amin".
"Amin".
"Aminnnn". ucapku kegirangan.

Bibirku tersenyum mataku berkaca. Makin erat pelukanku sampai doyong ke kiri, sambil kucium pipinya. Aku seperti bocah ingusan yang habis dibelikan mainan robot-robotan. Aku kegirangan. Aku menrindui pelukan yang sudah lama tak kurasai, yah lama sudah. Aku yang malang fakir kasih sayang.
Pernah kudengar teorinya Pak Ridwan Kamil, kata beliau :
"Ketika berpelukan dengan orang yang kita sayang (muhrim yah :D) selama 20 detik, pada detik ke 15 akan menghasilkan semacam hormon yang dapat menghilangkan stress". 
Tepat sekali Pak, Itulah yang kurasakan.

Perlahan kutatap wajahnya, senyum masih membekas di pipinya. Apalagi aku yang dirundung bahagia dan haru, tadinya tak ingin ku lepas pelukan itu. Tapi aku malu. Kau tak lihat wajahku ? Lagi pula waktu sudah mengharuskan aku pergi ke kantor. Yah, anggap saja hari ini ulang tahunku. Karena aku tak pernah tau pasti kalau 28 November ini kelahiranku, toh aku tidak pernah menyaksikannya langsung. Ya mungkin sewaktu ibuku melahirkanku, karena saking bahagianya bisa saja keliru melihat tanggal. Padahal yang sesungguhnya aku lahir tanggal 28 Januari misalnya ? Who know ? terdengar konyol dan bodoh yah. Ah biarlah.

Dan satu hal yang diajarkan orang tuaku, bahawa tak pernah ada ritual khusus ketika hari kelahiran. Seperti ajaran Yunani di abad pertengahan kepada seorang Dewi Bulan. Dewi Artemis dengan tiupan lilin dan kue ulang tahunnya. Yang sakral kebanyakan orang rayakan, dan tak pernah sedikitpun ajaran Islam ajarkan. Aku tak mau meniru itu.

Kejadian ini tak pernah aku bayangkan dan perhitungkan, membuat aku ingin mengulanginya lagi. Takkan pernah hilang atau mati, tersimpan dalam memori jauh di lubuk hati. Kehatangan yang masih kurasakan mengalir deras dari pembuluh nadi, deras bagai aliran sungai tak bertepi.
Kau tau ibu? engkau satu-satunya orang yang paling memahami. Tak pernah kau berucap agar anakmu ini harus membalas budi. Habis sudah kataku untuk gamabarkan semua kebahagian yang kualami, bahkan sekedar ungkapan atau puisi. Kau tau ibu ? ingin ku ulangi kebahagian pagi tadi.
Terima kasih Ya Rabbi.


Sabtu, 22 November 2014

Yah, aku rindu



Untuk seorang pemalas selalu ada alasan untuk menunda atau bahkan tak menulis. Pepatah bilang ketika kau malas sesungguhnya jiwa itu sedang mati ! Maka Lawanlah !
Yah aku ada di kondisi itu beberapa waktu kemarin. Biar begitu, aku selalu meluangkan waktu dengan coretan kecil yang kusimpan di beberpa lembaran kertas. Nanti saja aku posting. Sekarang masih rahasia :)

Kau tau ? Malam ini tenang sekali rasanya, sampai kau bisa dengar jangkrik yang sedang bersenandung diluar sana, bahkan bunyi keypad pun terdengar sangat nyaring di telinga.Yah, malam ini masih tertegun dengan kejadian tadi siang, dan aku rasa aku harus menulisnya.
Siang tadi agak sedikit beda memang, tak seperti biasanya yang selalu hujan.
Siang itu terik. Mungkin karna hari Jumat?! Apa hubungannya ? Tak ada. Sudahlah.

Siang tadi jadi siang yang menggembiarakan setelah kudapati dalam tas ranselku terselip sebuah buku agak tebal, tapi rasanya aku sedang tak membawa novel atau buku setebal itu. Apa aku lupa pernah menyimpan novel di dalam tas ? Entahlah. Masih tersiksa oleh kepenasaranku, lalu ku rogoh buku itu dalam tasku. Terlihat cover hitam yang sudah tersampul bersih, rapi, bening dan mengkilat. Ku tatap bagian cover buku itu ada simbol bulatan melingkar berwarna oranye, dibagian bawah ada kata bertuliskan  "GELOMBANG" DEE LESTARI. Ku bolak balik novel itu. Ah, tak salah lagi ini sih novel SUPERNOVA Dee Lestari yang ada di daftar list novel yang ingin ku beli.

Tapi kenapa ada buku macam ini di tasku ? Agak terheran, tapi tak kupedulikan. Ku baca sedikit sinopsis itu, seperti ada daya tarik yang membuatku menggenggamnya lebih lama. Lalu ku buka lembaran pertama, tersemat tulisan tangan yang sudah tak asing lagi. Tersenyum. HAHAHA. Oh bukan ternyata itu tertawa.


Ku lihat seonggok orang sedang berada di pojok sana duduk termangu di depan PC di dekat jendela yang agak terbuka, tertunduk sedang memainkan HP. Entah menulis apa, paling main COC. Gita namanya.
Flashback dan mencoba mengingat kembali, Oh yah dulu kami sempat berbincang tentang beberapa novel dan termasuk novel yang ada di tanganku sekarang.

Tak berfikir lama lagi, ku hampiri lalu bertanya..

"Git, ini  dari kamu yah ?!"
"Iyah"
"Dalam rangka apaan nih ? aku gak ulang tahun." ( lagian ga pernah sebelumnya merayakan ritual itu )
"Iyah emang kalo ngasih harus pas ulang taun  ?"
"Iyah sih, terus ini ?"
"Ya ngasih aja"
"Ini aslinya ? serius nih ?" kataku memastikan.
"Iyah"
"Oh. Makasih banyak atuh yah..."
"Iya sama-sama" katanya.

Lalu kami berbincang banyak hal tentang bacaan, blog, sampai akhirnya dia bilang..
"Sudah baca link web yang aku kirim ke grup WA belum?"
"Belum, bentar aku coba liat" sambil masih sibuk membolak balik novel itu.
Ketika aku klik llink tersebut, langsung terbuka halaman web yang sejak lama ku ikuti, simamaung.com. Terlihat judul tulisan "Juara di Hati Seorang Asing". Perlahan paragraf kubaca mengalir, sampai beberapa kalimat aku sudah bisa menyimpulkan tulisan siapa ini. Waw.. tulisannya bisa dimuat di simamaung.com. Luar biasa. Aku banyak bertanya. Ternyata memang setelah sekian banyaknya dia mengirimkan artikel ke beberapa media, alhamdulillah bisa dimuat juga. Yah, luar biasa menurutku.
Oh ya, ternyata dia juga punya mentor yang handal yang selalu bisa diajak diskusi dan punya teman di salah satu redaktur juga, kalau tidak salah Erwindra namanya. kalau tak percaya tanya saja padanya. Haha.

Itu benar-benar mendorong motivasiku untuk bisa sama sepertinya, agar tulisanku bisa dimuat di salah satu media atau membuat buku atau apapun itu. Minimal gubuk indah ini tak kesepian, usang, rapuh, karna ditinggal pemiliknya. Sungguh terlalu sampai hatinya aku.
Yah, aku rindu. Rindu untuk menulis lagi seperti dulu. Kau tau ? dengan menulis sebenarnya dia sedang mengembangkan potensi otaknya dan mengeksplor lebih banyak lagi pengetahuan. Selain jasa atau kebaikan, tulisan adalah satu-satunya hal yang dapat dikenang dari seseorang walau ia sudah tiada. Dan tulisanlah yang dapat dijadikan parameter untuk menilai cara berfikir seseorang.
Daln lagi, aku ingin bilang, Yah, aku rindu. Rindu menulis lagi seperti dulu. Cukup. Apa hasrus ku ulang lagi hah ?!

Terima kasih sahabat untuk novel dan cerita yang kamu bagi kemarin, moga bisa ini bisa bermanfaat bagiku dan untuk bahan sharing di lain waktu.



by: trq



Senin, 08 September 2014

Pikun Parsial Mau ?

Selamat pagi, iya pagi, soalnya saya nulis posting ini ya karna dini hari, pukul 1:08 a.m. tepatnya. Saya masih terjaga sesekali saja, ini pun karena ada beberapa tugas yang saya harus tuntaskan.
Saya baru sadari sesuatu, eh sebenarnya banyak hal sih. Ya banyak sekali perubahan yang terjadi, "hey ini masih belum jelas arah tulisan ini kemana". oh ya maafkan. Satu hal yang ingin saya ceritakan dan mungkin saja ini peting atau paling tidak pemikiran ini sedikit berguna bagi saya dan yang sengaja atau ga sengaja membacanya.
Ya lalu apa itu ? aga belibet yah. hehe maaf.

Menyadari satu hal yaitu ketika saya sedikit membaca, ketika saya mulai lama tak menuangkan secangkir kopi. kok kopi ? gapapa terlanjur menulis. maaf maksud saya dan ketika lama sekali saya tidak menulis atau sekedar menuangkan isi fikiran ini dan menulisnya, dan inilah hasilnya. Seperti sebuah akumulasi. Ya seperti sebuah sepeda usang yang habis dimakan zaman, tak bedanya dengan seonggok besi yang banyak digerogoti karat.

Yah inilah hasilnya, kreatifitas memudar. terkadang kemampuan memory untuk mengingat menjadi menurun. Ya kan, mungkin ini kenapa seseorang menjadi aga pelupa ?

Yah, saya jadi seorang pikun yang parsial. Pelupa. "Entah itu lupa nyimpen kunci motor, eh ternyata di katong sendiri, atau Kelimpungan nyari dompet eh tertinggal di rumah". Gak lah, saya berdoa moga saya dan siapapun tak jadi seorang yang pikun. nauzubillah.
Untuk itu saya coba mematik dan menyulut kembali agar supaya sehingga gairah kreatifitas untuk menulis tetap terus bersemi seindah bunga yang cantik. Dan kalau memang tidak mau pelupa ya banyak-banyaklah membaca.

Baiklah saya mulai buat list buku dan novel yang harus di beli lah.
hmmm... saya senang bisa menulis ini. hehe. Alhaamdulillah.

Thanks.



By: TRQ

Senin, 16 Juni 2014

Ichiriki Ramen dan Nuansa Negeri Sakura

Berbicara Bandung ga bisa dipisahkan sama yang namanya kuliner. Nah beberapa hari kemarin saya dapat ajakan dari barudak #BloggerBdg makan ramen gratis di salah satu resto jepang yang oriental menerutku, namanya ICHIRIKI RAMEN yang ada di jl. Riau dekat taman pramuka sbelah kiri jalan kalau dari arah Ahmad Yani.


Siapa yang ga mau coba makan gratis ? tapi niat intinya sih biar bisa gabung sama komunitas blogger dan banyak belajar dari mereka (bang aswi dkk) #bukan alibi asli..
Ok balik lagi ke Ichiriki ramen, kalau dilihat tampilan tempatnya dari luar, nampak khas dengan sentuhan nuansa jepang yang eksotis dengan lampion-lampion, hiasan bunga sakura, backsound anime dan rimbunnya pepohon jl. Riau.



ketika mulai masuk ke restonya lalu akan di suguhkan dengan jejeran gerobak, maksudnya apa sih ? Inilah yang di sebut konsep open kitchen, singkatnya pembeli bisa langsung ngeliatin pesenannya di masak  sama cheft nya langsung #bilang wow..



Sebelumnya pasti udah familiar kan dengan ramen, itu loh makanan kesukaan naruto. Nah ramen yang disajikan di Ichiriki Ramen banyak pilihan yang bisa bikin kabita alias bikin ngiler. Salah satunya ramen yang saya pesan namanya GYU NIKU RAMEN, dengan paduan mi, potongan daging sapi, telur, taburan jagung, jamur dan kuah gurih yang menggugah selera mmm... yummi dijamin akan memanjakan lidah dan mengenyakan perut anda.



Cuma hanya 20 ribu rupiah aja kamu sudah bisa dapet menu macam itu. Nah untuk minumnya ada hot and cold ocha dengan bau yang khas, mempertajam dan mempertegas kalo kamu berasa lagi ada di negeri sakura #wess
Oya Ichiriki Ramen buka setiap harinya dari pukul 11 siang - 10 malam, khusus weekend sampai jam 11 malam. Okey tunggu apalagi langsung hunting ke lokasi aja deh yah biar langsung terbukti keasliannya.

Itadakimasu... ;)



Selasa, 13 Agustus 2013

Jika ini yang terakhir





Setiap mahkluk bahagia menyambutnya
Ada pula yang tidak ? Ah, biarlah itu pilihannya

Entah kali keberapakah ia hadir
Entah istimewa atau hanya numpang mampir ?
Entah kan jumpa lagi atau ini yang terakhir ?

Ia adalah pelipur lara, 
disaat diri tenggelam dalam dosa
Ia adalah penyemangat,
ketika amalan kian berkarat

Betapa besar kasih sayang-Mu ya Rabb...
Engkau hadirkan Ramadan kembali
Walaupun hamba sering kali lupa diri

Hey !
Malulah diri ini jika mengingkari
Hey !
Malu lah kamu jika tak jua perduli

Karena kita tak pernah tau
Kapan ombak menyentuh pasir
Jangan biarkan hanya berlalu
Mungkin saja ini Ramadan terakhir 


By: orang yang berlumur dosa

Selamat Hari Lebaran

Antara bahagia dan sedih bercampur baur menjadi satu, karena di satu sisi bahagia menyambut Idul Fitri dan di sisi lain sedih karena Ramadan telah pergi, sedih karena takut saum yang dijalankan belum maksimal.

Apapun yang telah berlalu semoga itulah yang terbaik dan setelah menyambut Hari Raya ini semoga Ramadan masih membekas di bulan-bulan berikutnya.
Bagi pembaca seita saya ucapkan :


Taqobalallahu mina wa minkum siyamana wa siyamakum, kullu amin wa antum bikhair. Amin :)


By : TRQ

Selasa, 23 Juli 2013

Baksos Ramadan yang dijanjikan

Sesuai dengan perencanaan sebelum Ramadan dulu, saya dan kawan-kawan kembali berkunjung ke Panti Asuhan. Yap, kali ini dengan susunan acara yang jelas, ada kepanitiaan yang lebih solid dan alhamdulillah bisa mengumpulkan dana yang lebih baik :)

Masih ingat ini email pertama yang saya kirim ke teman-teman :
Assalamualaikum Teman-temans,
Kumaha daramangs ?
Melanjutkan obrolan sebelumnya, dalam rangka menyambut bulan Ramadhan nanti dan melanjutkan program baksos kemarin. Rencananya akan mengadakan acara Baksos lagi di hari ke-12 Ramadhan :
Hari / Tanggal : Sabtu, 20 Juli 2013
Waktu           : Ashar s.d Magrib
Tempat          : Panti Asuhan Anak Tunas Melati Ciwastra Bandung
Gambar sisip 1
Berikut ini susunan acaranya :
1. Pembukaan acara                                   16:00 - 16:05
2. Pembacaan Al-Qur'an                            16.05 - 16.15
3. Sambutan Ketua Panti                            16.15 - 16.25
4. Sambutan Ketua Panitia                          16.25 - 16.30
5. Penyerahan Sumbangan                          16.30 - 16.45
6. Games & Simulasi                                  16.45 - 16.55
7. Kreasi Seni (Anak Panti, Panitia)            16.55 - 17.25
8. Baca Al-Quran Bersama                         17.25 - Magrib
9. Penutupan dan Doa                                18.30

Yang dibutuhkan untuk acara : MC, pembaca Al-Quran, Promotor Games & Simulasi, yang mau nyumbang nyanyi lagu religi bisa ke Mia dan Acong Team Kreasi seni.
Moga temen2 selain bisa ikut nyumbang, besar harapan sih bisa ikut gabung :)
Oiyah hampir lupa, untuk menambah kekompakan usul dari Mr. Bob mau bikin kaos design nya sudah dirancang. Bagi yang mau pesen biayanya 50ribu, kalau untuk sumbangan mah besar kecilnya diterima (maenya goceng teing mah, hehe). ini capture buat kaosnya :

Gambar sisip 2
Untuk Sumbangan dan pesan kaos paling lambat tanggal 2 Juli bisa ke saya. Itu aja mungkin dari saya, makasih buat perhatian dan partisipasinya. Diantos.
Hatur nuhun. :)

Salam,
Thoriq Himam A.


Setelah pengiriman email itu, awalnya hanya beberapa orang saja yang ikut gabung. Tapi karna semangat kawan-kawan yang beberapa orang ini dan doa agar dimudahkan alhamdulillah, sedikit demi sedikit mulai berdatangan donasi dan makin banyak kawan yang ikut membantu.
Saya pun membuat proposal kegiatan agar lebih memberikan gambaran kepada yang lain, tapi saya tidak sisipkan disini terlalu panjang rupanya kalau nanti pembaca melihat hhe.

Ini dia preview kegitan baksos ramadan 20 Juli 2013 atau 12 Ramadan 1434,

Dengan Hormat,

Alhamdulillah kegiatan baksos kemarin diberikan kelancaran, walaupun terkendala macet tapi acara tetap bisa dilaksanakan.
Berikut sekilas kegiatan baksos ramadan di Panti asuhan Tunas Melati Ciwastra 20 Juli 2013 :

Wajah ceria anak-anak :








Foto bersama panitia dan anak-anak panti :



Panitia dan Pengurus Panti :




Mungkin hanya itu sekelumit cerita yang bisa saya sampaikan, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak/Ibu/Akang/Teteh atas semua kontribusi baik moril maupun materil.
Moga Alloh membalas dengan yang lebih berlimpah apapun kebaikan yang kita lakukan. Terima kasih.

Wassalam.

Setelah rangkaian acara demi acara selesai, kami semua saling bersalaman antara panitia maupun warga panti asuhan tunas melati sambil diiringi shalawat. Kami berlindung dari segala penympangan niat, biarlah kegiatan ini menyisakan jejak di relung hati, dan meninggalkan senyum yang membekas di memori ini.
Terima kasih.



By: TRQ
My Great Web page

About Me

Foto saya
Seorang asing yang berusaha mebahagiakan orang-orang yang berjasa dalam hidupnya. Dia berjalan dengan keyakinan bahwa suatu saat akan kembali pada ketiadaan.